15/08/2020
Breaking News

Bangunan Tertua Di Indonesia

Bangunan Tertua Di Indonesia

Bangunan Tertua Di Indonesia

Bangunan Tertua Di Indonesia – Bangunan pertama di Bumi diyakini telah ada sejak 500.000 tahun yang lalu. Bangunan mempunyai berbagai macam fungsi bagi kehidupan manusia, terutama sebagai tempat berlindung dari cuaca, keamanan, tempat tinggal, privasi, tempat menyimpan barang, tempat bekerja dan sarana umum lainnya.

Berikut ini Bangunan Tertua di Indonesia yang sebagian masih ada hingga sekarang dan sebagian lagi sudah hilang dimakan usia.

1. Masjid Wapauwe

Masjid Wapauwe adalah masjid tertua di Indonesia yang di bangun pada tahun 1414 masehi di Desa Kalitetu, Kabupaten Maluku Tengah, Propinsi Maluku.

Pada awalnya Masjid ini bernama Masjid Wawane karena dibangun di lereng Gunung Wawane oleh Perdana Jamilu., Seorang keturunan Kesultanan Islam Jailolo dari Moloku Kie Raha (Maluku Utara).

Kedatangan Perdana Jamilu ke tanah Hitu sekitar tahun 1400-an masehi, yakni untuk menyebarkan ajaran Agama Islam pada lima negeri disekitar Pegunungan Wawane yakini di Assen, Wawane, Atetu, Tahala dan Nukuhaly.

2. Museum Radya Pustaka

Museum Radya Pustaka yang didirikan oleh Kanjeng Raden Adipati Sosrodiningrat IV pada tahun 1890 masehi ini yang terletak di Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah ini merupakan museum tertua yang ada di Indonesia saat ini.

3. Gereja Kayu Tangan

Gereja Kayu Tangan yang terletak di Malang Jawa Timur didirikan pada tahun 1897 masehi merupakan Gereja Katholik tertua yang ada di Indonesia.

Sampai saat ini, gereja itu masih kokoh menantang zaman. Bahkan, ia telah menjadi ikon tersendiri bagi Kota Malang. Wisatawan Mancanegara tak pernah luput untuk mengunjungi gereja ketika traveling ke Malang.

Menariknya, dalam kapel gereja terdapat banyak benda kuno. Bahkan kabarnya terdapat Al Quran asal tunisia yang merupakan peninggalan tahun 1920-an.

4. Stasiun Kereta Api Gudang, Semarang

Stasiun Kereta Api Gudang, Semarang merupakan stasiun kereta api tertua di Indonesia yang dibangun oleh Nederlandsch Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) atas perintah Gubernur Jenderal Baron Sloet van de Beele pada 16 Juni 1864. Stasiun ini menjadi saksi peluncuran kereta api pertama di Indonesia pada tanggal 10 Agustus 1867.

5. Bangunan Situs Gunung Padang

Arkeolog Universitas Indonesia, Ali Akbar, mengatakan bahwa data analisis geolistrik, georadar, pengeboran, dan tomografi benar-benar mendukung dugaan adanya bangunan di gunung wilayah Sunda itu. Ali mengungkapkan, “Yang paling tua ada di lapisan budaya empat, paling dasar, berusia 10.000 tahun.”

Perut Gunung Padang terbagi menjadi empat lapisan budaya. Lapisan budaya pertama ada pada kedalaman hingga dua meter, memiliki batuan bagian bangunan yang berasal dari masa 500 sebelum Masehi (SM). Sementara lapisan budaya kedua ada pada kedalaman 2 hingga 5 meter, berasal dari masa 4.700 SM.

Lapisan budaya 3 hingga 4 ditemukan lewat analisis tomografi. Di lapisan tersebut, ditemukan adanya ruang dan dinding yang dikatakan sebuah bangunan. Analisis mengungkap bahwa usia bangunan tersebut mencapai 10.000 tahun.

Dengan usia 10.000 tahun, bila terbukti ada, bangunan di perut Gunung Padang lebih tua dari bangunan  mana pun di dunia.

6. Candi Blandongan

Candi Blandongan adalah Candi tertua di Indonesia yang di bangun pada abad ke-2 masehi terletak di Desa Segaran, Kecamatan Batu Jaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Candi ini pertama kali ditemukan oleh Tim Peneliti Arkeologi dari Universitas Indonesia pada tahun 1984 berdasarkan laporan adanya penemuan benda-benda purbakala disekitar gundukan-gundukan tanah di tengah-tengah sawah.

7. Rumah Sakit PGI Cikini.

Rumah Sakit PGI Cikini merupakan salah satu rumah sakit tertua yang ada di Indonesia yang berdiri pada tahun 1898 masehi. Rumah sakit ini terletak di jalan Raden Saleh No. 40 Jakarta Pusat menempati lokasi bangunan bergaya Gothic -Moors yang dulunya merupakan rumah kediaman pelukis Naturalais, Raden Saleh.

8. Bandara Kemayoran

Bandara Udara Internasional Kemayoran merupakan Bandara Udara Pertama di Indonesia yang dibuka untuk penerbangan internasional. Bandara ini dibangun pada tahun 1934 dan secara resmi dibuka dibuka pada tanggal 8 Juli 1940. Pesawat pertama yang mendarat di Bandara Kemayoran adalah pesawat jebis DC-3 Dakota milik penerbangan Hindia Belanda.

Bandara ini kemudian ditutup pada tanggal 1 Januari 1983 dan penerbangan internasional kemudian dialihkan ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta yang kemudian dipindahkan lagi ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada i Januari 1984 hingga sekarang.

9. Pelabuhan Barus

Pada masa Dinasti ke-18 sekitar tahun 1.567 SM Fir’aun di Mesir. terdapat sebuah pelabuhan yang sangat ramai dipesisir barat pulau Sumatera yang dikenal dengan nama Pelabuhan Barus.

Pelabuhan ini terletak di Lobu Tua, Tapanuli, Sumatera Utara ini merupakan Pelabuhan Tertua Di Indonesia. Kota ini sangat terkenal pada waktu itu karena Kapur Barus nya yang dipakai dalam teknologi pengawetan mayat (mumi) yang digunakan di Mesir.

Nah itulah Bangunan yang masih ada ataupun sudah tidak terpakai lagi hingga sekarang. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua.