20/10/2020
Breaking News

Elemen Khas Rumah Tradisional Jepang

Elemen Khas Rumah Tradisional Jepang

Elemen Khas Rumah Tradisional Jepang

Elemen Khas Rumah Tradisional Jepang – Rumah tradisional Jepang merupakan salah satu jenis arsitektur yang mempunyai khas yang menarik. Elemen tradisional dari rumah Jepang bahkan masih banyak diterapkan dalam hunian-hunian modern bergaya Jepang.

Tertarik dengan elemen-elemen dari rumah tradisional khas Jepang? Kenal lebih dalam mengenai rumah tradisional Jepang beserta elemen arsitektur khas Jepang yang patut dicontoh pada hunianmu.

Genkan: Ruang Transisi antara Outdoor dan Indoor

Saat mengunjungi rumah tradisional Jepang, hal pertama yang terlihat adalah area Genkan, yaitu area dalam rumah setelah pintu utama yang lebih rendah dari lantai rumah. Berfungsi sebagai transisi antara luar dan dalam rumah, di sinilah tempat menaruh sepatu di rak sepatu dan memakai sandal atau alas kaki di dalam rumah.

Tatami: Lantai dari Anyaman Jerami

Tatami merupakan lantai khas pada rumah tradisional Jepang yang terbuat dari anyaman jerami Igusa. Material ini digunakan karena mampu membuat rumah terasa sejuk pada musim panas, namun tetap hangat di musim dingin. Sebagai salah satu elemen khas dari rumah Jepang yang sangat populer, tatami masih sering ditemukan pada rumah-rumah Jepang masa kini. Byobu: Partisi Artistik Khas Rumah Tradisional Jepang

Elemen khas rumah tradisional Jepang selanjutnya adalah Byobu, partisi ruangan lipat yang digunakan untuk memisahkan ruang. Selain memisahkan ruang, Byobu umumnya dibuat dengan lukisan yang artistik khas rumah Jepang. Sampai saat ini, Byobu masih banyak dicari dan digunakan sebagai unsur dekoratif karena keindahan keseniannya.

Elemen Kayu pada Rumah Tradisional Jepang

Arsitektur rumah tradisional Jepang sangat menghargai hubungan antara bangunan dan juga alam. Selain bisa dilihat dari bentuk rumah Jepang tersendiri, sisi alami dari rumah tradisional Jepang bisa dilihat dari banyaknya penggunaan material kayu.

Material kayu pada arsitektur khas Jepang umumnya tidak memiliki finishing, selain coating demi daya tahan kayu tersebut. Tampilan alami dari urat dan warna kayu justru merupakan nilai estetika alami tersendiri dari rumah tradisional Jepang.

Mushiko Mado: Pintu Geser dengan Celah Kecil

Ciri khas dari arsitektur rumah tradisional Jepang adalah penggunaan pintu geser. Pada pintu utama, umumnya digunakan Mushiko Mado, pintu geser yang memiliki celah-celah kecil. Selain itu, ada juga model pintu geser Shoji yang memiliki celah lebih besar, namun dilapisi dengan kertas untuk memberikan penerangan dari luar rumah.

Tokonama: Ruang untuk Pajangan dan Benda Artistik

Memasuki ruangan di dalam rumah tradisional Jepang, kamu bisa menemukan lantai yang pada salah satu sisi ruangan yang memiliki ketinggian level berbeda. Bagian ini dikenal sebagai Tokonama, yang biasanya digunakan untuk meletakkan dekorasi artistik seperti lukisan, rangkaian bunga ikebana, dan sejenisnya.

Engawa: Koridor Luar Rumah Tradisional Jepang

Pada rumah tradisional Jepang, kamu juga akan menemukan koridor yang berada di luar rumah sebelum memasuki bagian dalam rumah. Elemen pada rumah Jepang satu ini dikenal dengan nama Engawa yang memisahkan bagian dalam rumah dengan bagian luar rumah. Keberadaan Engawa sangatlah umum sehingga tak jarang kamu melihatnya pada film-film ataupun kartun Jepang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *