18/01/2021
Breaking News

Kota Medan Beragam Seni dan Budaya

Kota Medan Beragam Seni dan Budaya

Kota Medan Beragam Seni dan Budaya

Kota Medan Beragam Seni dan Budaya – Kota Medan adalah ibu kota provinsi Sumatra Utara, Indonesia. Kota ini merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya, serta kota terbesar di luar Pulau Jawa.

Kota Medan merupakan pintu gerbang wilayah Indonesia bagian barat dengan keberadaan Pelabuhan Belawan dan Bandar Udara Internasional Kuala Namu yang merupakan bandara terbesar kedua di Indonesia.

Akses dari pusat kota menuju pelabuhan dan bandara dilengkapi oleh jalan tol dan kereta api. Medan adalah kota pertama di Indonesia yang mengintegrasikan bandara dengan kereta api. Berbatasan dengan Selat Malaka, Medan menjadi kota perdagangan, industri, dan bisnis yang sangat penting di Indonesia.

Ribuan warga dengan penuh semangat dan antusias mengikuti Tarian Ahoii di Lapangan Merdeka, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut). Kegiatan ini menunjukkan Kota Medan kaya akan keanekaragaman seni dan budaya.

Masyarakat berdatangan ke Lapangan Merdeka sejak pukul 06.00 WIB. Mereka dengan mengenakan pakaian bernuansa merah dan putih, tidak sedikit datang membawa anggota keluarga. Tarian Ahoii yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB juga diikuti langsung Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution.

Tarian Ahoii

Tarian Ahoii adalah tarian asli asal Kota Medan yang merupakan gabungan dari gerak tari serta musik dari seluruh etnis di Kota Medan. Dipandu sejumlah instruktur, Akhyar bersama ribuan masyarakat dengan kompak membawakan Tarian Ahoii.

Di tengah-tengah formasi tarian, tampak sejumlah warga mengenakan pakaian adat. Saat tarian Ahoii berlangsung, tidak sedikit warga yang tengah mengikuti Car Free Day (CFD) menghentikan kegiatannya dan ikut menari.

Usai mengikuti Tarian Ahoii, Akhyar mengatakan, Kota Medan merupakan kota yang kreatif dan memiliki keberagaman seni dan budaya yang menjadi ciri khas. Melalui kegiatan bertajuk “Seberapa Indonesianya Kamu”, akan lebih mempopulerkan Medan sebagai kota yang kaya akan keberagaman.

“Kita ingin menunjukkan kepada seluruh kota di Indonesia bahwasanya Kota Medan kaya akan seni dan budaya,” kata Akhyar, Minggu.

Dengan digelarnya Tarian Ahoii, Akhyar berharap agar seluruh warga Kota Medan dapat mengetahui bahwa kotanya memiliki Tarian Ahoii yang melambangkan keberagaman. Dengan demikian, para warga bisa semakin mencintai dan melestarikan Tarian Ahoii tersebut.

“Mari terus kita perkenalkan dan lestarikan bersama,” ujarnya. Kadis Pariwisata Kota Medan, Agus Suriono, mengajak seluruh warga Kota Medan untuk terus memperkenalkan dan mempromosikan Tarian Ahoii Nusantara yang kini menjadi ikon Kota Medan.

“Kita ingin menunjukkan Kota Medan lebih Indonesia,” jelas Agus. Agus berharap, melalui Tarian Ahoii, Kota Medan semakin dikenal tidak hanya di nusantara tapi juga mancanegara sehingga menjadi daya tarik untuk datang berkunjung ke Kota Medan.

“Apabila wisatawan semakin banyak mengunjungi Medan, tentunya akan baik untuk menggeliatkan dunia pariwisata di Kota Medan dan berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *