09/07/2020
Breaking News

Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh – Aceh Tsunami Museum) adalah sebuah museum di Banda Aceh yang dirancang sebagai monumen simbolis untuk bencana gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004 sekaligus pusat pendidikan bencana dan tempat perlindungan darurat andai tsunami terjadi lagi.

Desain

Museum Tsunami di Banda Aceh yang dirancang oleh arsitek asal Bandung, Jawa Barat, Ridwan Kamil ini adalah desain yang memenangkan sayembara tingkat internasional yang diselenggarakan pada 2007 dalam rangka mengenang musibah tsunami 2004.

Bangunan iru berkonsep rumoh Aceh dan on escape hill dan sebagai referensi utamanya ialah nilai-nilai Islam, budaya lokal, dan abstraksi tsunami.

Museum ini adalah sebuah struktur empat lantai dengan luas 2.500 m² yang dinding lengkungnya ditutupi relief geometris.

Di dalamnya, pengunjung masuk melalui lorong sempit dan gelap di antara dua dinding air yang tinggi untuk menciptakan lagi suasana dan kepanikan saat tsunami.

Dinding museum dihiasi gambar orang-orang menari Saman, sebuah makna simbolis kepada kekuatan, disiplin, dan kepercayaan religius suku Aceh.

Dari atas, atapnya membentuk gelombang laut. Lantai dasarnya dirancang menyerupai rumah panggung tradisional Aceh yang selamat dari terjangan tsunami.

Bangunan ini memperingati para korban, yang namanya dicantumkan di dinding salah satu ruang terdalam museum, dan warga masyarakat yang selamat dari bencana ini.

Selain perannya sebagai tugu peringatan bagi korban tewas, museum ini juga berguna untuk tempat perlindungan dari bencana semacam ini pada masa depan, termasuk “bukit pengungsian” bagi pengunjung jika tsunami terjadi lagi.

Koleksi

Pameran di museum ini meliputi simulasi elektronik gempa bumi dan tsunami Samudra Hindia 2004, dan foto korban dan kisah yang disampaikan korban selamat.

Sudah 16 tahun lamanya sejak tragedi bencana alam melanda sebuah kota yang dijuluki Serambi Mekah, yaitu Aceh.

Kala itu, gempa bumi berkekuatan 9,1-9,3 skala richter dan tsunami menghantam Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara.

Ketakutan dan kesedihan saat itu menjadi momok yang tidak dapat dilupakan oleh warga Aceh, bahkan Indonesia sekalipun.

Dikutip dari History, gempa di Aceh ini menjadi gempa terbesar kedua yang pernah terekam dan menjadi salah satu dari sepuluh bencana terburuk sepanjang masa.

Bagaimana tidak? Tsunami itu tidak hanya meluluh lantahkan Aceh, tapi juga hingga bagian negara lain di Asia Tenggara, seperti India, Thailand, Malaysia, Myanmar, Sri Lanka, dan lainnya. Tercatat sekitar 280.000 nyawa melayang di 14 negara dalam tragedi itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *