11/08/2020
Breaking News

Pengertian Grafiti

Pengertian Grafiti

Pengertian Grafiti

Pengertian Grafiti – Graffiti merupakan kegiatan seni rupa yang menggunakan komposisi warna, garis, bentuk dan volume untuk menuliskan kalimat tertentu di atas dinding.

Alat yang dipakai biasanya cat semprot kaleng (PILOX).Walaupun dengan skill dan peralatan yang masih sederhana, konsep tulisan dan dinding menjadi media paling aman untuk mengekspresikan pendapat.

Istilah graffiti diambil dari bahasa latin, graphium yang artinya menulis. Awalnya istilah tersebut dipakai oleh para arkeolog untuk mengartikan tulisan-tulisan di bangunan kuno bangsa Mesir dan Romawi kuno.

Graffiti itu sendiri adalah: Suatu kreasi seni yang di ekspresikan oleh seniman melalui media tembok beton atau media dinding kayu serta beton yang bisa di lukis dalam bentuk huruf,gambar yang memilik arti tertentu sebagai curahan hati yang membuat nya di tuangkan dalam bentuk tulisan dan gambar.

Kegiatan grafiti sebagai alat untuk menunjukkan ketidak puasan baru dimulai pada zaman Romawi dengan bukti adanya lukisan sindiran kepada pemerintahan di dinding-dinding bangunan.

Lukisan ini ditemukan di reruntuhan kota Pompeii. Sementara di Roma sendiri digunakan untuk alat propaganda untuk mendiskreditkan pemeluk kristen yang pada zaman itu dilarang kaisar.

Adanya kelas-kelas sosial yang terpisah terlalu jauh menyebabkan kesulitan bagi masyarakat golongan tertentu untuk mengekspresikan kegiatan seninya.

Akibatnya sejumlah individu menggunakan sarana yang hampir tersedia di seluruh kota, yakni dinding.

Pendidikan kesenian yang kurang mengakibatkan objek yang sering muncul di grafiti berupa tulisan-tulisan atau sandi yang hanya dipahami golongan tertentu.

Biasanya karya ini menunjukkan ketidak puasan kepada keadaan sosial yang mereka alami.

Meskipun grafiti pada umumnya bersifat merusak dan menyebabkan tingginya biaya pemeliharaan kebersihan kota, Tetapi grafiti merupakan ekspresi seni yang harus dihargai.

Ada banyak sekali seniman populer yang mengawali kariernya dari kegiatan grafiti.

Pada perkembangannya, grafiti di sekitar tahun 70-an di Amerika dan Eropa akhirnya merambah ke wilayah urban sebagai jati diri kelompok yang menjamur di perkotaan.

Karena citranya yang kurang bagus, grafiti telanjur menjadi momok bagi keamanan kota.

Alasannya adalah karena dianggap memprovokasi perang antar kelompok atau gang. Selain dilakukan di tembok kosong, grafiti pun sering dibuat di dinding kereta api bawah tanah.

Di Amerika Serikat sendiri, setiap negara bagian sudah mempunyai peraturan sendiri untuk meredam grafiti.

San Diego, California, New York telah mempunyai undang-undang yang menetapkan bahwa grafiti merupakan kegiatan ilegal. Untuk mengidentifikasi pola pembuatannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *