26/11/2020
Breaking News

Seni Patung

Seni Patung

Seni Patung

Seni Patung –  Patung adalah bentuk seni tiga dimensi buatan manusia yang menampilkan nilai estetika/keindahan. Patung digolongkan sebagai seni tiga dimensi karena mempunyai ukuran panjang,lebar dan tinggi (volume) serta dapat dinikmati dari segala arah.

Berbagai macam bentuk dan ukuran patung bisa dilihat di Indonesia. Jenis dan bahan dasar pembuatan patung juga beragam, ada yang terbuat dari bahan yang lunak seperti kayu, tanah liat dan semen sampai bahan dengan struktur yang keras seperti batu dan logam.

Sejarah Seni Patung Di Indonesia

Sejarah seni patung di Indonesia kuat kaitannya dengan perkembangan seni ukir. Menurut beberapa literatur, orang Indonesia sudah mengenal seni ukir sejak tahun 1500 SM.

Nenek moyang orang Indonesia saat itu mengukir kapak batu dengan memakai peralatan sederhana. Motif yang dibuatnya pun masih sangat sederhana, berupa garis, titik atau lengkungan.

Pada tahun 500-300 SM, seni ukir mengalami perkembangan. Dalam dekade itu, masyarakat mulai memakai bahan perunggu, emas dan perak untuk diukir. Bahkan, mereka sudah mengenal teknik cor sendiri, sampai motif ukiran yang dihasilkan mulai beragam.

Sejak masuknya agama agama Hindu, Budha dan islam ke Indonesia,seni ukir di Indonesia mengalami perkembangan pesat. Banyak yang membuat ukiran pada candi dan prasasti sebagai bentuk penghormatan kepada raja. Saat itu juga, masyarakat mulai mengukir candi, keris,batu nisan dan alat-alat kesenian. Pada zaman inilah nenek moyang kita mulai mengenal seni pahat atau seni patung.

Seni Patung

Jenis-Jenis Seni Patung

Ada banyak sekali jenis-jenis seni patung yang dibuat manusia. Jenis-jenis itu bisa dikelompokkan menjadi 2 yaitu berdasarkan bentuk serta jenisnya. Berikut penjelasannya :

1. Berdasarkan Bentuknya

Berdasarkan bentuknya , seni patung terbagi menjadi dua jenis yaitu :

Figuratif. Jenis patung figuratif ialah patung yang dibentuk dengan meniru bentuk yang ada dalam kehidupan nyata. Contohnya seperti bentuk manusia, bentuk hewan, atau bentuk tumbuhan yang di buat sedemikian menyerupai bentuk aslinya.
Non Figuratif. Jenis non figuratif adalah jenis patung yang bentuknya tidak menyerupai bentuk aslinya. Patung jenis ini biasanya hanya menampilkan garis, lekukan atau bagian tertentu dari suatu objek.

2. Berdasarkan Jenisnya

Berdasarkan jenisnya, seni patung terbagi menjadi dua kelompok yaitu :

Zonde Bosse. Patung jenis Zonde Bosse ini adalah bentuk patung yang berdiri sendiri (kanan kirinya lepas) dan tidak menempel pada satu sisi.
Relief. Patung jenis relief adalah patung yang menempel pada permukaan dinding. Biasanya patung relief ini menceritakan adegan penting yang berada dalam suatu cerita.

Teknik Seni Patung

Patung adalah karya seni yang dibuat dengan sentuhan tangan-tangan terampil. Dalam proses pembuatannya, ada beberapa teknik pembuatan yang dipakai . Diantaranya adalah :

1. Teknik Butsir

Butsir adalah salah satu teknik pembuatan patung dengan cara mengurangi bahan lunak seperti tanah liat,gips malam dan bahan yang berstruktur lunak lainnya sampai tercipta karya patung yang mempunyai nilai estetika.

2. Teknik Modeling

Modeling adalah teknik dalam membuat patung dengan cara membuat model terlebih dahulu dan sesudah itu dibentuk patung sebenarnya.

3. Teknik Merakit Atau Cor

Teknik ini biasanya dipakai pada proses pembuatan patung dengan bahan dasar logam. Pembuatan diawali dengan memanaskan logam sampai mencair kemudian dituangkan dalam cetakan patung yang telah dibentuk rupa patungnya.

4. Teknik Merakit

Teknik ini hampir sama dengan permainan puzzle, yakni dengan cara merakit bahan dasar patung kemudian merangkainya.

5. Teknik Membentuk

Teknik ini adalah teknik pembuatan patung dengan cara membentuk patung secara bertahap sehingga tercipta patung yang diharapkan. Dalam teknik ini lebih membutuhkan ketelitian dari senimannya. Namun kualitas patung yang diperoleh biasanya lebih bagus sebab memakai perasaan atau feeling dalam membentuknya.

6. Teknik Pahat

Teknik pahat biasanya dilakukan pada proses pembuatan patung dengan bahan dasar keras seperti kayu, tulang, batu ganit, batu granit dan bahan dasar yang berstruktur keras lainnya dengan cara mengurangi bagian-bagian tertentu pada bahan dasar sampai membentuk patung yang diinginkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *