18/06/2021

Taj Mahal Di Kenal Dengan Bangunan Islam

Taj Mahal Di Kenal Dengan Bangunan Islam

Fakta Taj Mahal, Bangunan dengan Arsitektur Islam

Taj Mahal Di Kenal Dengan Bangunan Islam – Siapa sih yang tidak tahu bangunan satu ini? Taj Mahal adalah salah satu bangunan paling terkenal di dunia. Situs warisan UNESCO ini dianggap sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia baru, bersama Tembok Besar di Tiongkok dan Petra di Yordania.

Tetapi Taj Mahal adalah salah satu dari Keajaiban Dunia terbaru, yang sebenarnya sudah dirancang pada tahun 1632. Taj Mahal adalah ikon wisata dari India. Bangunan yang terletak di kota Agra, India ini ternyata memiliki sejarah menurut Islam, terlebih dalam bentuk arsitekturnya.

Sejarah Taj Mahal menurut Islam dapat dilihat dari Daftar Macaubet standar arsitekturnya. Sebab, bangunan Taj Mahal mengusung arsitektur kubah serta kaligrafi yang biasa diterapkan dalam masjid.

  • Dibangun Atas nama Cinta

Taj Mahal dibangun atas nama cinta Raja Shah Jahan atau Sultan Jehan kepada istri ketiganya, Mumtaz Mahal. Diketahui, Mumtaz Mahal meninggal dunia ketika melahirkan anak ke-14. Rasa kehilangan itu lah yang membuat Raja Shah Jahan membangun Taj Mahal. Bangunan itu dibangun untuk mengenang istrinya.

  • Gandeng Puluhan Ribu Pekerja

Gedung indah ini selama pembangunannya juga menggandeng lebih dari 20 ribu pekerja. Selain itu, bangunan yang didesain oleh Ahmed Lahauri ini juga menggunakan hingga 1.000 gajah untuk membawa batu bahan bangunan.

  • Digunakan sebagai Masjid

Taj Mahal juga dipergunakan sebagai tempat ibadah umat Islam, khususnya pada hari Jumat. Namun, hanya penduduk Agra yang dapat melaksanakan salat di Taj Mahal.

  • Mitos

Terdapat mitos misteri dalam pembangunan Taj Mahal. Disebutkan Raja Shah Jahan memotong jempol pekerja Taj Mahal guna mencegah mereka mereplika bangunan Taj Mahal. Hanya saja, mitos tersebut tidak lah benar karena Raja Shah Jahan memiliki sifat penyayang.

  • Makan Waktu 22 Tahun

Pembangunan Taj Mahal memakan waktu hingga 22 tahun lamanya. Lamanya waktu pembangunan tersebut berbanding lurus dengan hasil arsitektur yang terdapat dalam Taj Mahal.

Pada saat itu, pembangunan Taj Mahal menghabiskan uang hingga 32 juta rupee. Nilai mata uang tersebut saat ini telah berjumlah lebih dari Rp 6 triliun.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *