06/05/2021

Tempat Bersejarah di Palembang

Tempat Bersejarah di Palembang

Tempat Bersejarah di Palembang

Tempat Bersejarah di Palembang – Tak usah bingung dan khawatir saat Anda menginjakkan kaki ke Kota Palembang.

Untuk mengisi waktu luang dan refreshing, Bumi Sriwijaya ini mimiliki banyak destinasi wisata dan kuliner yang sayang untuk dilewatkan.

Salah satunya adalah objek wisata bersejarah.

Selain kuliner, Palembang masih punya sejuta pesona lainnya lho. Kota yang didaulat sebagai yang terbesar kedua di Pulau Sumatera ini juga memiliki potensi wisata di bidang sejarah. Maklum saja Kota Palembang terkenal sebagai kota tua, yang pernah menjadi pusat pendidikan agama Budha, serta saksi sejarah kejayaan Kerajaan Sriwijaya.

Teruntuk kamu yang bingung merencanakan liburan akhir tahun ini, atau berencana mengunjungi Palembang dekat-dekat ini, ini lho enam lokasi wisata sejarah yang nggak boleh kamu lewatkan.

Jembatan Ampera

Nama Jembatan Ampera mungkin sudah sangat familiar di telingamu. Jembatan yang dibangun di tahun 1962, dengan fungsi menghubungkan wilayah Seberang Ulu dan Ilir ini memang sudah sangat tersohor. Bahkan, bisa dikatakan, inilah ikon Kota Palembang. Adapun dari atas jembatan megah ini, Anda dapat melihat Kota Palembang dan kebesaran Sungai Musi yang terbentang di bawahnya.

Masjid Agung

Hanya beberapa ratus meter dari Jembatan Ampera atau kawasan BKB, berdiri masjid besar nan megah bernama Masjid Sultan Mahmud Badaruddin II atau lebih dikenal dengan sebutan Masjid Agung.

Masjid Agung adalah masjid terbesar di Kota Palembang, bahkan di Sumatera Selatan (Sumsel).

Bangunan masjid merupakan gabungan dari arsitektur Indonesia, Eropa, dan Tiongkok.

Selain tempat ibadah umat muslim, masjid ini juga sudah menjelma menjadi salah satu destinasi wisata bersejarah.

Saat bulan Ramadan, masjid ini akan menjadi pusat berkumpul sebagian umat Islam di Palembang.

Banyak sekali kegiatan yang dilaksanakan di masjid ini. Mulai dari Pasar Beduk, buka puasa bersama, dan beragam jenis ibadah berjamaah lainnya.

Benteng Kuto Besak

Benteng peninggalan zaman penjajahan kini menjelma sebagai salah satu ikon kebanggaan masyarakat Palembang. BKB merupakan saksi perjuangan melawan para penjajah. Dari kawasan benteng ini, kamu bisa melihat banyak kapal kecil berlayar di Sungai Musi. Di saat malam, BKB bertransformasi sebagai tempat yang ramai dikunjungi warga yang ingin menikmati malam penuh warna-warni.

Museum Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II

Letak Museum Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II  bersebelahan dengan BKB.

Di museum ini tersimpan ratusan koleksi benda bersejarah mulai dari bekas peninggalan kerajaan Sriwijaya hingga Kesultanan Palembang Darussalam.

Nama Sultan Mahmud Badaruddin II, dijadikan nama museum ini untuk menghormati jasanya terhadap Kota Palembang.

Di museum ini Anda juga dapat menambah wawasan pengetahuan seputar sejarah Sriwijaya dan melihat koleksi benda antik di museum ini.

Ada banyak koleksi bersejarah yang tersimpan di dalam Museum SMB II di antarnya berupa koleksi arkeologi, etnografi, biologi, keramik, senirupa, dan numismatik.

Pulau Kemaro

Nggak  lengkap rasanya, jika berwisata sejarah Kota Palembang tanpa berkunjung ke Pulau Kemaro. Kendati disebut “pulau”, sebenarnya Pulau Kemaro adalah sebuah delta kecil di Sungai Musi. Di sanalah, Anda bisa menemukan ragam lokasi wisata religi, khususnya bagi penganut Khonghucu dan Buddha. Nah, selain tempat ibadah seperti klenteng dan pagoda, di sana Anda bisa menemukan tempat Siti Fatimah, seorang putri Kerajaan Sriwijaya dimakamkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *